VISI : "Mewujudkan Desa Maju, Membentuk Desa Mandiri, dan menjadikan Masyarakat Desa Adil dan Makmur"

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

 

Dokumentasi
Kegiatan peletakan batu pertama oleh Kuwu Kalimekar.
"Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi
(P3-TGAI) Desa Kalimekar Tahun 2020"







Share:

Detik Detik Proklamasi, 17 Agustus 1945

 

Detik-Detik Proklamasi Hari Jumat di bulan Ramadhan, pukul  05.00 pagi, fajar 17 Agustus 1945 memancar di ufuk timur. Embun pagi masih menggelantung di tepian daun. Para pemimpin bangsa dan para tokoh pemuda keluar dari rumah Laksamana Maeda, dengan diliputi kebanggaan setelah merumuskan teks Proklamasi hingga dinihari. Mereka, telah sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia hari  itu di rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada pukul 10.00 pagi. Bung Hatta sempat berpesan kepada para pemuda  yang bekerja pada pers dan  kantorkantor berita, untuk memperbanyak naskah proklamasi dan menyebarkannya ke seluruh dunia (Hatta, 1970:53).

Menjelang pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan, suasana di Jalan Pegangsaan Timur 56 cukup sibuk. Wakil Walikota, Soewirjo, memerintahkan kepada  Mr. Wilopo untuk mempersiapkan peralatan yang diperlukan  seperti mikrofon dan beberapa pengeras suara. Sedangkan Sudiro memerintahkan kepada S. Suhud untuk mempersiapkan  satu tiang bendera. Karena situasi yang tegang, Suhud tidak ingat bahwa di depan rumah Soekarno itu, masih ada dua tiang bendera dari besi yang tidak digunakan. Malahan ia mencari sebatang bambu yang berada di  belakang rumah. Bambu itu dibersihkan dan diberi tali. Lalu ditanam beberapa langkah saja dari teras rumah.

Bendera  yang dijahit  dengan tangan oleh Nyonya  Fatmawati Soekarno sudah disiapkan. Bentuk dan ukuran bendera itu tidak standar, karena kainnya berukuran tidak  sempurna. Memang, kain itu awalnya tidak disiapkan untuk bendera.   Sementara  itu, rakyat yang telah mengetahui  akan dilaksanakan Proklamasi Kemerdekaan telah berkumpul. Rumah Soekarno telah dipadati oleh sejumlah massa pemuda dan rakyat yang berbaris teratur. Beberapa orang  tampak gelisah, khawatir akan adanya pengacauan dari pihak Jepang. Matahari semakin tinggi, Proklamasi belum juga dimulai.

Waktu itu Soekarno terserang  sakit, malamnya panas dingin terus menerus  dan baru  tidur  setelah selesai merumuskan teks Proklamasi. Para undangan telah banyak  berdatangan, rakyat yang telah menunggu  sejak pagi, mulai tidak sabar lagi. Mereka  yang diliputi suasana tegang berkeinginan keras agar Proklamasi segera dilakukan. Para pemuda yang tidak sabar, mulai mendesak Bung Karno untuk segera membacakan  teks Proklamasi. Namun, Bung Karno tidak mau membacakan teks Proklamasi tanpa kehadiran Mohammad Hatta. Lima menit sebelum acara dimulai, Mohammad Hatta datang dengan pakaian putih-putih  dan langsung menuju kamar Soekarno. Sambil menyambut kedatangan Mohammad Hatta, Bung Karno bangkit dari tempat tidurnya, lalu berpakaian.  Ia  juga mengenakan stelan putih-putih. Kemudian keduanya menuju tempat upacara.  Marwati Djoened Poesponegoro (1984:92-94) melukiskan upacara pembacaan teks Proklamasi itu.

Upacara itu berlangsung sederhana saja. Tanpa protokol. Latief Hendraningrat, salah  seorang anggota  PETA, segera memberi abaaba kepada seluruh barisan pemuda yang telah menunggu sejak pagi untuk berdiri. Serentak semua berdiri tegak dengan sikap sempurna. Latief kemudian mempersilahkan Soekarno dan Mohammad Hatta  maju beberapa langkah mendekati mikrofon. Dengan suara mantap dan jelas, Soekarno mengucapkan pidato pendahuluan singkat sebelum membacakan teks proklamasi.

Saudara-saudara sekalian ! saya telah minta saudara hadir di sini, untuk menyaksikan suatu peristiwa maha penting dalam sejarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia  telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan telah beratus-ratus tahun. Gelombangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya ada turunnya. Tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita. Juga di dalam jaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti. Di dalam jaman  Jepang ini tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka. Tetapi pada hakekatnya, tetap kita menyusun tenaga kita sendiri. Tetap kita percaya pada kekuatan sendiri. Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil  nasib bangsa dan nasib tanah air  kita  di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang  berani mengambil nasib dalam tangan  sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya. Maka kami, tadi malam telah mengadakan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari seluruh Indonesia , permusyawaratan itu seia-sekata  berpendapat,  bahwa sekaranglah  datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita.

Saudara-saudara! Dengan ini kami menyatakan kebulatan  tekad itu. Dengarkanlah Proklamasi kami: PROKLAMASI; Kami  bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia . Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta , 17 Agustus 1945. Atas nama bangsa Indonesia Soekarno/Hatta.   Demikianlah saudara-saudara! Kita sekarang telah merdeka. Tidak ada satu ikatan lagi  yang mengikat tanah air kita dan bangsa  kita! Mulai saat  ini kita menyusun  Negara  kita! Negara Merdeka.  Negara Republik Indonesia  merdeka, kekal, dan abadi. Insya Allah, Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu. (Koesnodiprojo, 1951).


 

Acara, dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih. Soekarno dan Hatta maju beberapa langkah menuruni anak tangga terakhir dari serambi muka, lebih kurang dua meter di depan tiang. Ketika S. K. Trimurti diminta maju untuk mengibarkan bendera, dia menolak:  lebih baik seorang prajurit , katanya. Tanpa ada yang menyuruh, Latief Hendraningrat yang berseragam PETA berwarna hijau dekil maju ke dekat tiang bendera. S. Suhud  mengambil bendera dari  atas baki  yang  telah disediakan   dan mengikatnya pada tali dibantu oleh Latief Hendraningrat.     Bendera dinaikkan perlahan-lahan. Tanpa ada yang memimpin, para hadirin dengan spontan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bendera dikerek dengan  lambat sekali, untuk menyesuaikan dengan irama lagu Indonesia Raya yang cukup panjang. Seusai pengibaran bendera, dilanjutkan dengan pidato sambutan dari Walikota Soewirjo dan dr. Muwardi.

 

Setelah upacara pembacaan Proklamasi  Kemerdekaan, Lasmidjah Hardi (1984:77) mengemukakan bahwa ada sepasukan  barisan pelopor yang berjumlah kurang  lebih 100 orang di bawah pimpinan S. Brata, memasuki  halaman rumah Soekarno. Mereka datang terlambat. Dengan suara lantang penuh kecewa S. Brata meminta agar Bung  Karno membacakan Proklamasi sekali lagi.  Mendengar teriakan itu Bung  Karno tidak sampai  hati,  ia  keluar  dari kamarnya. Di depan corong mikrofon ia menjelaskan bahwa Proklamasi hanya diucapkan satu kali dan berlaku untuk selama-lamanya. Mendengar keterangan itu  Brata belum merasa puas, ia meminta agar Bung Karno memberi  amanat singkat. Kali ini permintaannya dipenuhi.

Selesai  upacara itu rakyat masih belum mau beranjak, beberapa anggota Barisan Pelopor masih duduk-duduk bergerombol di depan kamar Bung Karno.   Tidak lama setelah Bung Hatta pulang, menurut Lasmidjah Hardi (1984:79) datang tiga orang pembesar Jepang. Mereka diperintahkan  menunggu di ruang belakang, tanpa  diberi kursi. Sudiro sudah dapat menerka, untuk apa mereka datang. Para anggota Barisan Pelopor mulai mengepungnya. Bung Karno sudah memakai piyama ketika Sudiro masuk, sehingga  terpaksa berpakaian  lagi. Kemudian terjadi dialog antara utusan Jepang dengan Bung Karno:  Kami diutus oleh Gunseikan Kakka, datang kemari untuk melarang Soekarno mengucapkan Proklamasi .  Proklamasi sudah saya ucapkan, jawab Bung  Karno dengan tenang.  Sudahkah ? tanya utusan Jepang itu keheranan.  Ya, sudah ! jawab Bung Karno. Di sekeliling  utusan Jepang itu, mata para  pemuda melotot dan tangan mereka sudah diletakkan di atas golok masing-masing. Melihat kondisi seperti itu, orang-orang Jepang itu pun segera pamit.

Sementara  itu, Latief Hendraningrat tercenung memikirkan kelalaiannya. Karena dicekam suasana tegang, ia lupa menelpon Soetarto dari PFN untuk mendokumentasikan peristiwa itu. Untung ada Frans Mendur dari IPPHOS yang plat filmnya tinggal tiga lembar (saat itu belum ada rol film). Sehingga dari seluruh peristiwa bersejarah  itu, dokumentasinya hanya ada tiga; yakni sewaktu Bung Karno membacakan teks Proklamasi, pada saat pengibaran  bendera, dan sebagian  foto hadirin yang menyaksikan peristiwa itu.

Peristiwa  besar  bersejarah yang telah mengubah jalan sejarah bangsa Indonesia itu berlangsung hanya satu  jam, dengan penuh kehidmatan. Sekalipun sangat sederhana, namun ia telah membawa perubahan  yang  luar biasa  dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia . Gema lonceng kemerdekaan  terdengar  ke seluruh pelosok Nusantara dan menyebar ke seantero dunia.

Para  pemuda, mahasiswa,  serta pegawai-pegawai bangsa Indonesia pada jawatan-jawatan perhubungan yang penting giat bekerja menyiarkan isi proklamasi itu  ke seluruh pelosok negeri. Para wartawan Indonesia yang bekerja pada kantor berita Jepang Domei , sekalipun telah disegel oleh pemerintah Jepang, mereka berusaha menyebarluaskan gema Proklamasi itu ke seluruh dunia.  

Dirgahayu Indonesiaku!

Share:

 

Share:

PEMBERIAN VITAMIN A UNTUK BALITA 

SELAMA PANDEMI

405 – Pemerintah Desa Kalimekar mensukseskan program nasional Bulan Vitamin A. Bulan Vitamin A dicanangkan pemerintah pusat pada setiap Februari dan Agustus. Di kedua bulan tersebut vitamin A diberikan untuk anak-anak usia 0-59 bulan dan ibu dalam masa nifas.
“Agustus ini memang bulan vitamin A. Seluruh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, pustu, poskesdes/polindes, balai pengobatan, praktik dokter, bidan praktik swasta, termasuk di tingkatan desa yaitu posyandu untuk memberikan vitamin A,” ujar Kuwu Desa Kalimekar usai meninjau kegiatan pemberian vitamin A di sejumlah Posyandu Desa Kalimekar, Rabu (12/8/2020).

Pihaknya mengatakan akan berupaya maksimal dan memastikan seluruh anak usia 0-59 bulan dan ibu nifas mendapatkan vitamin A. Untuk itu ia melibatkan partisipasi seluruh elemen terkait agar tidak ada anak dan ibu nifas yang tidak memperoleh vitamin A.

“Kita berusaha supaya semuanya terjaring untuk mendapatkan vitamin A. Informasi tentang bulan vitamin A ini juga kita harapkan disampaikan kepada mereka yang menjadi target sasaran pemberian vitamin ini,” Ujar Eka Baghiono, SE.

Vitamin A, sebut Muda, tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Sehingga kebutuhan tersebut harus dipenuhi dari luar. Pemenuhan akan vitamin A sangat penting karena merupakan zat gizi yang dibutuhkan manusia. Yakni untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan. Selain itu vitamin A dapat mencegah anemia pada ibu nifas.
“Kekurangan vitamin A meningkatkan risiko anak menjadi rentan terkena penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernafasan atas, campak, dan diare,” jelasnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kalimekar, Dewi Ningsih Kesuma mengatakan PKK punya peran penting dalam pelaksanaan program kesehatan pemerintah daerah. Salah satunya melalui kegiatan di Kelompok Kerja IV Tim Penggerak PKK. Di mana Pokja IV bertugas mengelola program kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.
“Tentunya kita berharap kader-kader aktif untuk mendata atau mengetahui masyarakat yang punya bayi balita yang umurnya 0-59 bulan untuk diberikan vitamin. Karena ini merupakan salah satu cara kita menjaga anak-anak masa depan kita supaya tetap sehat,” jelasnya.

Selain untuk pertumbuhan dan kesehatan, jelasnya lagi, vitamin A juga punya manfaat lain. Yakni berkaitan dengan imunitas atau kekebalan tubuh dari penyakit.

“Vitamin A juga tidak hanya untuk mata, tapi juga untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatan kulit, kuku, dan rambut. Jadi manfaatnya banyak. Mudah-mudahan nanti dengan pemberian kapsul vitamin A ini anak-anak kita sehat semua,” kata Dewi Ningsih Kesuma.

Salam,

Pemdes Kalimekar









Share:

Kalimekar Kreatif dan Inovatif



Kreatif dan Inovatif menurut saya adalah bagaimana kita bisa mengembangkan ide atau gagasan dan membuatnya menjadi karya yang menarik dan bermanfaat untuk orang lain. Setiap orang pasti memiliki kemampuan untuk berpikir lebih kreatif sejauh orang itu mampu menyadari bahwa dirinya bisa berpikir dan bekerja lebih baik serta selalu memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menilai suatu hal.
Kreatif dan inovatif adalah karakteristik personal yang terpatri kuat dalam jiwa kreativitas. Seseorang yang memiliki jiwa kreativitas memiliki kemampuan berpikir ataupun dapat melakukan tindakan yang bertujuan untuk mencari pemecahan sebuah kondisi ataupun permasalahan secara cerdas, berbeda (out of the box), tidak umum, orisinil, serta membawa hasil yang tepat dan bermanfaat.

Suatu usaha yang tidak dilandasi upaya kreatif dan inovatif biasanya tidak dapat berkembang abadi. Lingkungan yang begitu dinamis menuntut kreativitas untuk selalu adaptif dan mencari terobosan terbaru. Karakter cepat berpuas diri dan cenderung stagnan sama saja membawa diri ke arah kematian.
Pemahaman kreatif dan inovatif sering kali dipertukarkan satu sama lain. Menurut Zimmerer dkk (2009) kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang. Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orang-orang. Selanjutnya Ted Levitt (dalam Zimmerer, 2009) menyatakan bahwa kreativitas memikirkan hal-hal baru dan inovasi mengerjakan hal-hal baru.

Jadi kreatif adalah sifat yang selalu mencari cara-cara baru dan inovatif adalah sifat yang menerapkan solusi kreatif. Kreatif tapi tidak inovatif adalah hal yang mubazir karena ide hanya sebatas pemikiran tanpa ada realisasi.
Semua usaha yang maju dan berkembang hingga kini berpangkal pada upaya kreatif dan inovatif. Sepertinya begitu mudah dan sederhana, tetapi banyak yang mengabaikan ketika usaha yang telah dirasakan mencapai tingkat kemapanan. Kreativitas dan inovasi mungkin dapat dipandang sebagai upaya yang mengganggu keseimbangan yang telah tercipta.

Kreatif dan inovatif dapat diterapkan secara sederhana. Kuncinya adalah kepekaan dalam mencium peluang dan kemampuan membaca pasar agar tepat sasaran. Membangun desa misalnya, untuk mewujudkan desa yang mandiri dibutuhkan kreativitas dan inovasi dalam merealisasikiannya sehingga desa dapat memanfaatkan potensi fisik dan nonfisik yang dimilikinya, menjadikan desa modern dan hampir mirip dengan kehidupan perkotaan, masyarakatnya memiliki mata pencaharian yang beragam, serta sarana-prasarana yang telah maju.

“Membangun desa dengan cara yang kreatif dan inovatif.” Kalimat ini yang selalu saya pikirkan dan saya ingat setiap hari agar saya selalu optimis bahwa desa akan jauh lebih baik jika semua masyarakat terutama generasi muda mampu berpikir kreatif untuk membuat karya-karya yang menarik. Berbagai potensi yang ada di desa sangat mungkin dapat dikembangkan dan dapat mewujudkan kegiatan berbasis Usaha Ekonomi Masyarakat jika dikemas dengan cara yang kreatif dan inovatif .

Misalnya bagaimana jika produk makanan ringan yang selama Ini hanya dibuat untuk konsumsi rumah tangga bisa diproduksi dengan kemasan yang menarik serta memiliki izin dari Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk bisa dijual di pasar tradisional atau supermarket. Selama Ini produk-produk dari desa sebagian besar hanya sebagai pemasok bahan baku saja tidak sampai menjadi produk jadi.

Begitu juga dengan potensi keindahan alam desa, dapat dikemas secara kreatif dan inovatif dengan membuat konsep desa wisata, di mana rumah-rumah masyarakat desa dapat dijadikan homestay untuk para wisatawan menginap. Namun, untuk mewujudkannya dibutuhkan strategi pemasaran, seperti dibuatnya program-program promosi untuk memperkenalkan paket wisata yang ada di desa, baik secara online maupun offline . Bumdesa dapat menjadi penggerak untuk mengembangkan potensi perekonomian melalui desa wisata. Bumdesa bisa membuat program atau event di desa sebagai daya tarik wisatawan.
Dengan begitu, saya yakin sekali jika semua anak muda berani untuk mencoba hal baru yang kreatif dan inovatif, maka akan banyak usaha kreatif yang bisa tumbuh di desa, apalagi jika usaha tersebut didukung oleh pemerintah dan universitas untuk memberikan program-program pelatihan keterampilan dan kreativitas bagi anak-anak muda di desa.

Tentunya untuk mencapai itu semua dibutuhkan keberanian, mampu mengidentifikasikan masalah, lebih sering mencoba jika gagal, mampu berkompetisi, dan mampu berpikir di luar kebiasaan. Serta untuk dapat memiliki ilmu pengetahuan yang luas, salah satunya seperti internet (Interconnection Networking) yang dapat membantu para anak muda yang cerdas dan terampil untuk belajar dan mencari informasi tentang industri kreatif agar dapat dikembangkan di desa.

Sehingga, keyakinan kita bahwa di masa mendatang tidak akan ada lagi orang-orang di desa yang ingin bekerja di luar negeri akan segera terwujud. Karena, peluang berusaha di desa jauh lebih baik daripada menjadi pekerja di negeri orang. 

KALIMEKAR BISA.!!!(pemdes)











Share:

GIAT POSYANDU


"GIAT POSYANDU KARTINI I - V"
DESA KALIMEKAR
KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON

Ayo, Ajak Anak ke Posyandu Rutin Setiap Bulan!






























Share:

KUWU KALIMEKAR

KUWU KALIMEKAR
EKA BAGHIONO, SE.

KALIMEKAR MAJU

2/recent/post-list

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Comments

3-comments

Pencarian Info Desa Kalimekar

Hasil penelusuran

FOLLOW ME

LATEST

3-latest-65px

Travelling Diaries

Technology

Restaurants

Pemerintah Desa Kalimekar

Latest video-course

1-tag:Videos-800px-video

Cari Blog Ini

Pemerintah Desa Kalimekar

Campus

4-tag:Campus-500px-mosaic

Travelling

Cari Blog Ini

About

This just a demo text widget, you can use it to create an about text, for example.

Testimonials

3-tag:Testimonials-250px-testimonial

Header Background

Header Background
Header Background Image. Ideal width 1600px with.

Logo

Logo
Logo Image. Ideal width 300px.

Section Background

Section Background
Background image. Ideal width 1600px with.

Section Background

Section Background
Background image. Ideal width 1600px with.

Ads block

Banner 728x90px

Courses

6-latest-350px-course

Section Background

Section Background

ABOUT

Foto saya
MISI : 1.Meningkatnya jati diri dan karakter masyarakat yang makin beriman dan bertaqwa. 2. Menguatnya kemitraan dan tanggung jawab dalam pembangunan pendidikan keagamaan serta sarana prasarana keagamaan. 3. Menguatnya kesalehan sosial masyarakat dan aparatur pemerintah desa serta memperkokoh silahturahmi antar umat beragama untuk menguatkan pengamalan agam dalam kehidupan berkeluarga, bernegara, dan berbangsa. 4. Meningkatnya pembangunan-pembangunan sarana di bidang Agama

Contact us-desc:Feel free to contact us at anytime about our courses and tutorials.

Nama

Email *

Pesan *

KABUPATEN CIREBON

KABUPATEN CIREBON

Facebook

Technology

banner image

SEARCH

Random Posts

randomposts

Recent Posts

recentposts

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.